mobilitas manusia
Bulan puasa disebut bulan penuh rahmat dan bulan pengampunan dosa. Berpuasa adalah ibadah yang khusus dilakukan karena diperintah Allah kita melakukannya. Berbeda dengan ibadah sholat, haji dan zakat , semuanya untuk modal akhirat yang bersankutan, tapi puasa semata untuk Allah saja. Karena itu bagi individu yang berpuasa karena keimanannya, Allah akan mengampuni dosanya, karenanya disebut orang yang berpuasa dengan baik dan sempurna disebut menjadi fitri, bersih seperti bayi. Kelanjutan dari pemberihan dosa ini berlanjut dengan bersilaturrahmi dengan para karabat dan famili. Apapun biaya yang ditimbulkannya, upaya bertemu keluarga ini sangat tinggi derajatnya, sehingga apapun resiko akan dihadapi untuk bertemu keluarga baik yang dekat maupun yang jauh sekalipun. Biasanya mobilitas manusia yang ini terjadi mulai 4 – 5 hari sebelum hari raya tiba, jadi masih dalam kondisi puasa, dengan kata lain fisik tidak sepenuhnya prima. Pada tanggal 30 September 2008, TKI yang berada di Malaysia mau pulang kampungnya di medan dengan menumpang kapal tongkang, yang kapasitasnya hanya untuk lk 70 orang diisi dengan melewati kapasitasnya.Perusahaan tongkang ini pasti tidak punya tanggung jawab, yang penting dapat uang banyak. Dengan dihadang gelombang sedang saja, tongkang pasti tidak mampu melawannya, akhirnya tenggelam. Beberapa nyawa melayang karena berbagai sebab ketidak siapan diri Maksud hati mau bergembira bersama keluarga, berakhir dengan kematian yang menyedihkan. Ini terjadi tiap hari besar/libur panjang, dimana terjadi pergerakan/perpindahan manusia besar2an. Manusia tidak pernah belajar dari pengalaman dan cepat lupa terhadap kejadian yang menimpa diri. Saya mengucapkan duka cita yang sangat dalam kepada Abang saya, yang anaknya paling Tua ikut diantara korban yang meninggal. Innaiillahi wainnilaihi raji”un. Kepada Agen TKI tersebut diharapkan penyelesaian masalah tersebut sampai tuntas.